Menyangka Bingung
aku percaya akan kepastian yang tak pernah dipastikan aku menyukai mu dari sebelum mengerti suka. aku menunggu mu dari sebelum pandai melihat waktu. aku menemukan mu diantara rak-rak sabun dan roti isi swalayan. akhirnya,terwujud penantian ku atas kebingungan perihal apa yang ku nanti. mata teduh mu itu melipat-gandakan kebingungan-kebingungan ini jangan lipat bibir itu di depan ku, atau kau ingin aku yang melipatnya? konstelasi abstrak, kombinasi warna kulit, bebauan khas punggung dan pipi mu. " seakan-akan saraf perasa ku terpaksa kerja berat membangun dinding otak agar tempurung nya tak pecah dan memuntahkan semua hayalanku " mungkin kemarin ada mulut rakus yang memakan inti mu tergesa-gesa,kau pun suka digigitnya. tak terasa, hancur jati dirimu bertahun-tahun di pecahnya dengan taring tak tahu malu itu. aku tak pernah berencana menyelamatkan mu,sumpah. kepikaran saja tidak. aku percaya tuhan mu, pasti aku percaya takdir ku. ...





